3. Asus A442UQ, Ideal untuk Kebutuhan Komputasi Harian

11 Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasinya

Setiap orang tentu merasa kesal ketika laptopnya lemot. Apalagi ketika kita sedang benar-benar membutuhkannya untuk mengerjakan sesuatu, tetapi malah laptop yang digunakan jadi lemot. Sebenarnya ada banyak penyebab laptop, namun juga ada berbagai cara untuk mengatasinya.

Jika terdapat banyak program di laptop atau menyimpan berbagai file yang membuat harddisk penuh, sehingga laptop kamu berjalan dengan lambat, ada baiknya kamu melakukan pembersihan di laptop. Atau kalau perlu melakukan update di hardware laptop kamu.

Jadi sebenarnya, apa saja penyebab laptop lemot? Lalu, cara apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya? Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Program yang Berjalan di Startup Terlalu Banyak

Saat memasang berbagai aplikasi pada laptop, aplikasi-aplikasi tersebut biasanya akan mencoba masuk ke menu startup. Program-program pada startup akan berjalan otomatis bahkan ketika laptop mulai dihidupkan. Apabila program yang berjalan pada startup terlalu banyak, maka hal itu dapat membuat laptop kamu menjadi lemot.

Cara mengatasi masalah ini adalah dengan menonaktifkan atau uncheck semua program tidak penting yang berjalan pada startup. Disable semua program yang tidak penting, tetapi untuk antivirus sebaiknya tetap diizinkan untuk berjalan pada startup agar laptop aman dari virus.

2. Kapasitas RAM Kecil

RAM atau Random Access Memory adalah penyimpanan atau memori yang digunakan untuk menyimpan data sementara ketika menjalankan program. RAM sangat berperan penting dalam hal multitasking atau menjalankan berbagai program secara bersamaan. Semakin banyak program yang terinstall, semakin besar pula kapasitas RAM yang dibutuhkan. Jika penyebab laptop lemot kamu adalah RAM yang kecil, sebaiknya segera upgrade atau tambah kapasitas RAM agar kinerja laptop membaik dan tidak lemot lagi.

3. Terlalu Banyak Program yang Dijalankan

Apabila terlalu banyak program yang dijalankan secara bersamaan, maka hal tersebut dapat menjadi salah satu penyebab laptop kamu lemot. Karena, apabila RAM-nya tidak memenuhi, maka malah laptop bisa berhenti bekerja atau not responding.

Untuk mengatasinya, kamu bisa menjalankan program satu persatu agar tidak membebani laptop. Atau dengan membuka Task Manager untuk melihat program apa yang sedang berjalan dan End Task untuk program yang bisa dimatikan.

4. Terdapat Virus di Laptop

Adanya serangan virus pada laptop juga menjadi salah satu penyebab laptop lemot. Virus atau malware pasti merusak dan menjadi ancaman bagi laptop. Virus bisa merusak file-file system, data-data penting bahkan hingga ke membajak browser dan mencuri informasi-informasi penting.

Untuk menghindari laptop dari serangan virus atau malware, kamu bisa menggunakan antivirus yang memang bertujuan untuk melindungi laptop kamu. Namun, jika sudah terkena serangan virus yang tidak bisa diatasi oleh antivirus apapun, sebaiknya install ulang Windows.

Selain itu, untuk menghindari terkena serangan virus, kamu perlu berhati-hati saat mendownload dari internet, jangan mendownload sesuatu sembarangan. Kemudian, update juga database antivirus secara berkala. Kamu juga jangan mencolokkan flashdisk sembarangan ke laptop karena virus dalam flashdisk dapat menyerang laptop kamu juga.

5. Terlalu Banyak Extension pada Browser

Penyebab laptop lemot lainnya adalah ekstensi atau ad blocker. Ekstensi dan ad blocker tentu bermanfaat bagi laptop kamu, karena ad blocker bisa menghalau iklan yang muncul di browser. Tetapi, jika ekstensi yang dipakai terlalu banyak, bisa juga membuat laptop menjadi laptop. Maka dari itu, untuk mempercepat kembali kinerja laptop, disable saja beberapa ekstensi yang tidak dibutuhkan.

6. Banyaknya Program yang Terinstall

Program yang diinstal terlalu banyak juga bisa memperlambat kinerja laptop kamu. Hal ini sebenarnya tidak masalah jika harddisk laptop berkapasitas besar misalnya, 1 TB. Tetapi, jika harddisk laptop kamu tergolong kecil misalnya hanya 320 GB, tetapi program yang terinstall terlalu banyak, maka laptop bisa lemot.

Mengatasi hal ini sebenarnya mudah. Kamu cukup uninstall saja beberapa program yang tidak penting dan jarang digunakan. Untuk menguninstall bisa dengan membuka control panel, klik uninstall a program, lalu klik program apa saja yang dirasa tidak dibutuhkan.

Tetapi, jika kamu terlalu sayang dengan program-program kamu, kamu bisa upgrade kapasitas harddisk menjadi lebih besar. Atau kamu juga bisa menggunakan harddisk eksternal sebagai tambahan penyimpanan yang mudah dibawa kemana-mana.

7. Hardware yang Kotor dan Bermasalah

Debu pun juga bisa menjadi penyebab laptop lemot. Debu bisa dengan mudahnya masuk ke body laptop. Apabila terus dibiarkan dan tidak dibersihkan, debu akan menumpuk semakin banyak dan bisa membuat ventilasi laptop atau mungkin fan yang ada bermasalah juga.

Hal tersebut bisa membuat laptop jadi lebih mudah panas dan lebih lemot dari biasanya. Mak dari itu, sering-seringlah bersihkan laptop kamu dari debu untuk menghindari agar laptop tidak bermasalah lagi.

8. Ada Program yang Berjalan di Belakang Layar

Saat memasang atau menginstall suatu program, terkadang ada juga program lain yang ikut terpasang secara tidak kami sadari. Program ini bisa menjadi sumber kelemotan laptop kamu karena berjalan tanpa sepengetahuan kamu. Untuk menghindari hak seperti ini, sebaiknya kamu berhati-hati ketika akan menginstall suatu program, apalagi jika program tersebut kamu unduh dari sumber yang kurang terpercaya.

9. File-File Temporary Menumpuk

File temporary adalah file yang bersifat sementara yang dibuat oleh windows dengan tujuan tertentu. Misalnya juga file pada recycle bin atau cache dari aktivitas browser dapat memengaruhi kinerja laptop hingga membuatnya semakin lambat.

Untuk mengatasi hal ini, kamu dapat menggunakan tool yang memang berfungsi untuk membersihkan berbagai temporary file, file recycle bin, cache yang ada di laptop yang merupakan salah satu penyebab laptop lemot. Salah satu tool yang bisa kamu gunakan adalah CCleaner.

10. Tab Browser yang Dibuka Terlalu Banyak

Jika kamu sedang asyik mencari informasi di dunia maya, kemudian kamu membuka tab yang terlalu banyak, hal tersebut juga dapat membuat laptopmu lemot. Jika tab browser yang dibuka terlalu banyak sedangkan kapasitas RAM kamu tidak terlalu besar, laptop kamu bisa menjadi lemot bahkan hang dan tidak merespon.

Tentunya masalah ini karena kapasitas RAM yang kecil. Untuk menghindari laptop lemot hanya karena tab browser yang terlalu banyak dibuka, kamu bisa upgrade kapasitas RAM menjadi lebih besar.

11. Antivirus yang Bekerja Berlebihan

Antivirus memanglah penting untuk laptop kamu agar terhindar dari segala ancaman virus. Tapi terkadang ada juga beberapa antivirus yang bekerja berlebihan dan malah membuat laptop kamu semakin lemot. Jadi, pilih saja program antivirus yang membantu melindungi laptop kamu namun simpel dan tidak bekerja berlebihan.

Setelah membaca artikel diatas, kamu tentu sekarang jadi mengetahui apa yang menyebabkan laptop kamu menjadi lemot. Dari berbagai penyebab laptop lemot diatas, jika kamu sudah menemukan masalah utama dalam laptop kamu, segera perbaiki dan atasi. Karena masalah laptop lemot sangat mengganggu apabila ada pekerjaan yang menuntut cepat dikerjakan.

Tinggalkan komentar